Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-17 18:05:59【Resep Pembaca】314 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(1)
Sebelumnya: Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
Selanjutnya: Stafsus: MBG
Artikel Terkait
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Sejumlah kalangan sebut peluang pemanfaatan sawit untuk produk UMKM
- Bupati Gowa tawarkan pasokan bahan pokok Perseroda ke SPPG
- Yili Raih Dua IDF Dairy Innovation Awards di World Dairy Summit 2025
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- Kalbar matangkan isu trategis jelang Sosek Malindo di Miri Malaysia
- Kementerian UMKM sebut realisasi KUR sektor produksi capai 70 persen
- Polri tindak pengguna vape etomidate meski bukan narkotika
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Ombudsman RI ungkap temuan pelaksanaan Program MBG di Ambon
Resep Populer
Rekomendasi

Korban kebakaran di Matraman masih mengungsi di tenda darurat

Gastronomi Britania modern dengan sedikit sentuhan Indonesia

BNPB salurkan bantuan logistik pascabanjir untuk warga Aceh Jaya

Mendukbangga nilai program MBG untuk 3B di Kepri sudah tepat sasaran

Kronologi dan rangkuman fakta ledakan di SMA 72 Jakarta

Menggeser pusat gravitasi ekonomi Indonesia

TNI AU bangun dapur SPPG untuk program MBG di Yogyakarta

Kalbar matangkan isu trategis jelang Sosek Malindo di Miri Malaysia